Sambas (HUMAS MANICSA) — Rangkaian Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) tahun pelajaran 2026/2027 di MAN Insan Cendekia (IC) Sambas terus berlanjut dengan menghadirkan materi yang sangat krusial bagi tumbuh kembang remaja. Bertempat di Aula MAN IC Sambas pada Selasa, 14 Juli 2026, para peserta didik baru mendapatkan sosialisasi penting mengenai Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Program Kesehatan Reproduksi, serta Kesehatan Psikososial yang disampaikan langsung oleh Tim Ahli dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas.
Dalam pemaparannya, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas menjelaskan secara detail mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi pada usia sekolah. Para siswa diberikan pemahaman ilmiah mengenai perubahan fisik dan biologis yang terjadi selama masa pubertas, serta bagaimana cara menjaga higiene organ reproduksi secara benar.
Edukasi ini bertujuan untuk meminimalkan risiko penyakit, menangkal informasi hoaks seputar seksualitas di internet, sekaligus menanamkan kesadaran teologis bahwa menjaga kesehatan tubuh merupakan bentuk amanah dan rasa syukur kepada Allah SWT.
Selain kesehatan fisik, tim dari Dinas Kesehatan juga menyoroti aspek kesehatan mental dan psikososial remaja. Memasuki lingkungan sekolah semi-asrama (boarding school) seperti di MAN IC Sambas tentu menuntut kesiapan mental dan adaptasi sosial yang kuat bagi para siswa baru.
Materi psikososial yang disampaikan mencakup beberapa poin penting:
- Manajemen Stres: Strategi menghadapi tekanan akademik dan perubahan lingkungan dari rumah ke asrama.
- Komunikasi Interpersonal: Cara membangun hubungan pertemanan yang sehat dan saling mendukung antarsesama siswa.
- Pencegahan Perundungan: Penguatan mental untuk menolak segala bentuk bullying serta menjaga kesehatan emosional kelompok.
Melalui sinergi lintas sektor di hari ketiga MATAMUDA MAN IC Sambas ini, diharapkan seluruh siswa baru tidak hanya unggul dari segi akademik (IPTEK) dan keimanan (IMTAK), melainkan juga tumbuh menjadi pribadi yang sehat secara fisik dan matang secara mental psikologis untuk menghadapi dinamika kehidupan modern.





Leave a Reply